Meski yang mengakses blog ini rata-rata cuma 1 5 per hari, tapi tetap saya ingin berbagi untuk menampilkan lingk plus logo dari blog Anda sekalian (format gif dengan ukuran lebar maks=200px dan tinggi maks=150px).
Silahkan kirim email ke email tim saya Sdri. Nivita Sari
nivitasari[at]gmail[dot]com
dengan format
<a href=”http://…..URL Anda……” target=”_blank”>
<img src=”http://URL-Anda/FolderLogoAnda/NamaFileLogoAnda” alt=”TeksAlternatif(opsional)”/>
</a>
Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Pemalsuan produk makanan, minuman dan kosmetik/kesehatan merupakan produk yang paling berbahaya jika dipalsukan.
Berikut ini saran saya, untuk mengurangi terjadinya pemalsuan-pemalsuan:
1. Produk Minuman (Air Mineral, Susu, dll),
2. Produk Kosmetik (Shampo, Bedak, dll),
3. Produk Medis (Obat-obatan, Cairan Infus, dll)
Jika Anda sudah menggunakan produk-produk di atas dan berniat membuang kemasannya, lebih baik kemasan di rusak. Misalnya botol plastik air mineral maka botol itu lebih baik kita lubangi (bocorkan) entah lubang sedikit/besar atau bahkan sampai penyot. Sehingga jika nanti diambil oleh pengumpul barang bekas dari sampah Anda maka hanya bisa didaur ulang menjadi bahan kursi plastik dll, dan tidak memberi kesempatan pemalsu minuman mineral favorit Anda.
Bayangkan jika Anda membeli minuman mineral favorit Anda yang isinya air tidak layak minum, beracun, …..
Untuk obat-obatan kapsul, kaplet, tablet yang sudah tidak kita pakai dan mungkin sudah kadaluarsa sebaiknya dihancurkan sebelum dibuang, botol gelas obat-obatan yang lain saya kira juga harus kita hancurkan.
Sebagai himbauan kepada produsen, sebaiknya membuat kemasan yang dapat dihancurkan tanpa menggangu lingkungan, botol gelas sirup penurun panas, vitamin, dll mungkin bisa diganti dengan kemasan lain (tentu ini pertimbangan yang terakhir setelah pertimbangan kualitas obat itu sendiri). Sebab kalau kemasan dari gelas kita pecah juga bisa membahayakan pejalan kaki.
Ini adalah Judul yang ‘maut’ isinya saya dapatkan dari millis malang-alumni@yahoogroups.com diforward oleh Nani Indriyani yang memperoleh dari rina sutarto
Berikut ini isinya:
==========================================================================
mohon maaf saya pindahkan ke sini
Maaf sekarang link-nya sudah saya perbaiki
Pengukuran yang saya lakukan dengan parameter-parameter buatan saya, makanya tidak ilmiah karena hanya berdasarkan angan-angan.
Parameter-parameter itu adalah:
Nilai idealnya 2, karena jika tenaga TI Support berhalangan masuk masih ada yang lain tanpa mengganggu Unit kerja lain.
yang lain masih saya pikirkan. Ada yang mau membantu saya menuntaskan angan-angan ini?
Kerja keras Tim web site um.ac.id menghasilkan kegunaan yang memudahkan setiap pengunjung memperoleh informasi, kemudahan perawatan, kemudahan pengembangan, dan kemudahan dukungan dari semua pihak dan dalam segala bentuk. Sampai pada tahap ini masih banyak pekerjaan yang akan mempengaruhi keberhasilan adaptasi UM terhadap laju budaya komunikasi yang terus dan terus berkembang bahkan mungkin terbersit dalam pikiran untuk bercita-cita menjadikan UM sebagai salah satu pengembang TIK di tingkat dunia. Tidak ada alasan bagi warga UM untuk tidak berkontribusi. Sekecil apapun adalah berharga, menjadi sampah atau permata, bisa jadi pelajaran berharga atau jadi bahan cibiran, jadi produktif atau kontra produktif bergantung cara memaknai, niat dalam hati, dan kepribadian masing-masing.
Kemajuan pesat ini bagai pisau bermata dua bergantung pada cara kita menggunakan kemudahan yang disajikan Pusat TIK UM, hal ini sangat dipahami semua orang terutama yang merasa beruntung berada dan hidup di Lembaga Pendidikan yang memiliki kemuliaan norma berserta penjaganya yang gigih dan tak kenal lelah.
Masa lalu bisa menjadi sumber energi dan sumber inspirasi untuk produktivitas masa kini, bisa menjadi penyejuk gejolak evoria masa kini, keberhasilan saat ini adalah keberhasilan masa lalu, bergantung cara memaknai, niat dalam hati, dan kepribadian masing-masing.
Kisah ini sudah lama tapi saya kira masih cukup punya kekuatan untuk membantu promo penggunaan OpenSource silahkan membaca jangan lupa kasih masukan.
Akhir akhir ini semakin banyak yang mendeklarasikan daerah bebas asap rokok,….ini sangat menyenangkan dan merupakan langkah maju kesadaran akan kesehatan.
Namun ada yang terasa hilang gaung pengurangan pencemaran asap knalpot kendaraan bermotor, apa lagi kemudahan kredit sepeda motor cukup meningkatkan pemilik sepeda motor sampai pelosok desa. Apakah ada perubahan kesegaran udara yang Anda rasakan di daerah Anda? Apakah penyebabnya? Apakah arti Green Technology ? Bisakah pakar IPTEK Indonesia memberikan kotribusi yang aplicable untuk mengurangi polusi kendaraan bermotor? Ah…jika ada yang tidak berkenan dengan tulisan ini saya mohon maaf. Saya hanya bertanya-tanya dan bertanya entah pada siapa….
In English,
End the end of this increasingly recognized that the region free of cigarette smoke, …. This is a very exciting step forward and awareness of health.
However, there are noticeably missing echo reduction of muffler smoke pollution vehicle, all the more credit facilities to improve enough motorcycle owners motorcycle to remote villages. Is there a change in the air freshness that you feel in your area? What is the cause? What is the meaning of the Green Technology? Can Science and Technology experts to provide the applicable creation to reduce the pollution of motor vehicles? Ah … if there are not written with this I apologize.I only ask questions and ask questions on who knows ….
This some link to watch Dynamism Of Malaysia Politics!!!
- Malaysian Politics {at} http://malaysianpolitics.com
- Fuziah Salleh on The Face of New Politics {at} http://fuziahsalleh2.wordpress.com
- Malaysian Politics On The Fence! {at} mymalaysianpolitics.blogspot.com
- Malysia Kini: News and Views that matter {at} www.malaysiakini.com
- Malaysia’s Ethnic Politics {at} blog.foolsmountain.com/2008/09/11/malaysias-ethnic-politics
- Malaysia Matters Podcast {at} www.malaysiamatters.com/category/malaysian-politics
- Sex, lies, murder and Malaysian politics {at} www.upiasia.com | Want to Know Columnist?
- Access Malaysia Today {at} mt.m2day.org






